Wisata adalah salah satu kegiatan yang dibutuhkan setiap manusia. Dalam Undang-undang No. 10 tahun 2009, wisata adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalam waktu sementara. Goeldner (2003) melihat pariwisata dari empat perspektif yang berbeda yaitu dari wisatawan, pebisnis yang menyediakan pelayanan bagi wisatawan, pemerintah setempat dan masyarakat setempat. Dengan melihat keempat persperktif tersebut, Goeldner (2003) mendefinisikan pariwisata sebaga proses, kegiatan dan hasil yang didapat dari hubungan dan interaksi antara wisatawan, tourism-suppliers, pemerintah setempat, masyarakat setempat dan lingkungan sekitar yang dilibatkan ketertarikan dan tuan rumah dari pengunjung.

Event Gunung Karang Mendunia adalah satu konsep yang melibatkan semua kalangan lebih utama adalah bagaimana cara nya menumbuhkan budaya sunda di Majalengka yang hampir punah, dengan tujuan dan harapan besar nantinya di tempat wisata-wisata yang ada di Majalengka kedepan nya selalu ada kreatifitas budaya dari berbagai daerah yang ada di Majalengka, dengan tujuan dan harapan besar kedepannya  dapat melestarikan alam, lingkungan, dan sumber daya memajukan kebudayaan ,mengangkat citra bangsa, memupuk rasa cinta tanah air, memperkokoh jadi diri dan kesatuan bangsa dan mempererat persahabatan antar bangsa.

sumber :Fani Maria Viarawangi (pegiat Komunitas wisata budaya Majalengka)