Perjalanan menuju papua yg cukup mengasikan,kaget juga lho klo aku dapat tiket ke papua utk menghadiri DesTIKa2016,sempet bertanya dlm hati kira2 dg siapa berangkatnya, aku tanya aja langsung ke mas aris dan mas okky stafnya di kementrian kominfo setelah dapat jawaban ternyata aku berangkat tdk sendirian yg berangkat ktnya mba Sukarni dr Gedhe dan pak Bayu Nugroho beliau adalah Kepala Desa Dermaji,aku langsung hubungi mba karni dan janjian ketemu dibandara, tp setelah ketemu dibandara ternyata aku dan mba karni beda pesawat,aku hubungi lg mas aris tp mas aris sepertinya sdh tidur atau lg sibuk persiapan krn beliau sdh berangkat duluan,akhirnya aku hubungi mas okky lagi dan jawaban dr mas okky aku berangkat dg rombongan ki Ronggo Purwoko staf ahlinya bung Budiman Sujatmiko yg kebetulan Ketua Panitia DesTIKa2016,setelah ngobrol ngaler ngidul dg mba karni, aku pamit utk menuju ruang tunggu diatas,aku dan mba karni pun berpisah. 

Diruang tunggu aku bertemu dg ki Ronggo Purwoko dan rekan2nya (lupa lg nama2nya) sambil menunggu keberangkatan kami ngobrol seputar BUMDes,setelah ngobrol panjang lebar seputar BUMDes,tepat jam 22:00 ada pengumuman dr petugas bandara bahwa pesawat tujuan papua telah tersedia,dan kami pun bergegas antri menuju pesawat,kebetulan tempat duduknya sejajar dg ki ronggo,tapi ki ronggo kursinya no 9E dan aku kursinya no 9C.

Waktu tlh menunjukan pukul 22:30 sesuai jadwal di tiket bahwa pesawat berangkat pukul 22:30 namun sampai pukul 23:00 pesawatnya blm juga berangkat, tak lama kemudian ada pengumuman dr crew pesawat bahwa pesawat tdk bisa terbang dikarenakan pintu pesawat tdk bisa ditutup,akhirnya aku dan penumpang yg lain turun lagi dan menuju ruang tunggu, stlh sampai diruang tunggu aku dan temennya ki ronggo langsung nyari kopi dan turun ke bawah,sambil minum kopi aku sempet ngobrol juga penumpang yg lainnya, dan cerita seputar penerbangan menuju papua, aku sempet takut juga dlm hati,tp aku pura2 biasa aja (padahal dlm hati merasa takut, cemas dan galau).

Tepat jam 00:30 kembali ada pengumuman dr petugas bandara bahwa pesawat tujuan papua telah tersedia, aku dan penumpang lain bergegas menuju pesawat, tp sebelumnya aku minum tolak angin dlu biar selama dlm penerbangan bisa tidur nyenyak dan tidak masuk angin,dan sebelum naik pesawat aku sempetin poto2 dlu dg ki ronggo dan rekan2nya, stlh poto2 kami berlima masuk pesawat,dan pesawat mulai lepas landas.. blasss.

Pesawat sudah diawang awang tp aku masih blm juga bisa tidur masih teringat ceritanya wkt ditempat ngopi tadi, aku lihat jam sdh menunjukan pukul 02:00,tapi lama kelamaan aku bisa tidur juga (gak tau mulai tidurnya jam berapa).

Tepat jam 04:30 aku terbangun,dan terdengar ada pengumuman dr pilot pesawat bahwa, pesawat saat ini kecepatannya 600km/perjam (wiihh ngebut dlm hati) dan akupun bisa tidur kembali..

Rupanya jendela gak ditutup, cahaya pun masuk,dan aku langsung terbangun dan bertanya ke penumpang sebelah “apakah sudah sampai ” ? Jawabnya “iya paling 1jam lg mendarat”, pikiranku tenang kembali, tiba2 teringat rombongannya mba karni dan pak bayu mungkin sudah sampai lokasi atau hotel, terus nanti klo aku sampai bandara kelokasi atau ke hotel naik apa.. katanya taksi aja bisa sampai 250rb, tp aku tenang stlh melihat ki ronggo klo aku tidak sendiri.

Tak lama kemudian pesawat pun mendarat, aku dan penumpang lainnya pun turun dan menuju ruang kedatangan,tp dari kejauhan samar2 terlihat rombongan dr kementrian kominfo yg pertama aku lihat adalah mas okky,rupanya rombongan kominfo juga baru mendarat, padahal kan berangkat dr jakarta jam 23:30,ternyata pesawat yg membawaku ke papua  benar benar ngebut… ..

Bersambung…….